Merindu
Cahayamu, Ramadhan
Ari Saptarini
Merindukan
kehadiranmu yang kutunggu seperti dulu
Ketika
semanggatku mencari ma’rifat dan pahala Tuhanku masih menggebu
Entah
mengapa kini rasaku kelabu
Apa
karna menggunungnya dosaku?
Kutarikan
jemari ini menuliskan puisi religi
Tentang
Ramadhan yang semoga mengisi kembali hatiku yang kotor ini
Hati
penuh lumpur nan berduri
Namun
ingin kuperbaiki sebelum rusak makin menjadi
Semoga
keinginan ini ter-amini
Terdengar
oleh para malaikat penjaga pintu syurgawi yang baik hati
Hingga
hijrahku tak sekadar impian tinggi
Namun
mimpi yang terbeli
Tuhan,
kuyakin Kau masih berharap Aku kembali
Hiasi
hariku dengan lantunan kitab suci
Sedekah
ikhlas nan slalu menyirami taman rizki
Amalan
jariah yang menaburi ladang hati
Ramadhan,
Aku datang dan siap berubah tahun ini!
Semoga
termasuk orang-orang beruntung yang mendapat petunjuk Ilahi
Bermandikan
cahaya bulan suci pada tiap celah sikap dan kehidupan duniawi
Menempaku
menjadi istri sholehah yang sabar, menyenangkan suami
Juga
bunda yang peduli pada si buah hati
Cimanggis,
26 Juni 2014

No comments:
Post a Comment