Tuesday, 28 July 2015

Puisi: Kuberserah

Tulisan ini telah diikutkan lomba di salah satu group kepenulisan 
Oleh: Ari Saptarini

Denting waktu kian dekat menuju bulan mulia
Genderang bertalu sekujur jiwa ragaku, mengadu
Sudahkah terbuka pintu-pintu penyesalan diri di atas arsy Tuhan
Begitu kalut terbayang ribuan nista hambamu

Tuhan, Ramadhan terakhirku masih terhutang
Tigaratus enampuluh lima harimu yang membentang tak kunjung membuatku sadar
Bahwa waktuku makin berkurang
Ibadahku penuh lubang, dalam kubangan lumpur menjijikkan
AmpunanMu …, kuharapkan!

Akankah kusampai Ramadhan esok hari?
Layak kah kumohon padaMu, pertemukan Ramadhan dalam perjumpaan paling elok
Menikmati gemerlap cahaya Tuhan yang tersebar di langit paripurna
Mengagungkan sepertiga malamku dalam riuh lantunan doa-doa menujuMu

Ramadhan, ujian keikhlasan
Nikmat dunia yang berseliweran tak nyata di akhiratMu

Tempa disiplin waktuku dengan sholatMu
Latih sabarku dengan ujianMu
Naikkan derajatku dengan ilmu
Sehatkanku dengan puasaMu

Marhaban ya ramadhan, kan kugenggam maslahatMu
Yang tertabur menghambur sepanjang waktu
Semoga Kau beriku kekuatan sabar dan tawakkal
Menggapai kemulyaan Ramadhan tuk singkirkan lumpur yang mengubur


Cimanggis, 19 Juni 2014 

No comments:

Post a Comment